Fungsi Akademik Umum

Mengklasifikasikan dan Membuat Daftar

Mengklasifikasikan dan membuat daftar digunakan untuk mengelompokkan konsep, data, faktor, jenis, kategori, atau karakteristik secara sistematis. Fungsi ini membantu pembaca memahami struktur informasi dan hubungan antarunsur dalam tulisan akademik.

Gunakan pola berikut ketika ingin membagi suatu konsep ke dalam kategori, menyusun daftar faktor, menjelaskan jenis-jenis data, atau menunjukkan urutan elemen. Pastikan dasar klasifikasi disebutkan secara jelas, misalnya berdasarkan fungsi, karakteristik, periode, responden, atau temuan.

Pola Pengelompokan Konsep

Pembuka Kalimat
Konsep tersebut
Objek
dapat dikelompokkan
Dasar Klasifikasi
menjadi beberapa kategori utama
Hasil Klasifikasi
berdasarkan fungsi dan cakupannya
Pembuka Kalimat
Secara konseptual,
Objek
fenomena ini
Dasar Klasifikasi
terbagi ke dalam tiga kelompok besar
Hasil Klasifikasi
yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri
Pembuka Kalimat
Dalam kerangka teori yang digunakan,
Objek
istilah X
Dasar Klasifikasi
dipilah ke dalam beberapa subkonsep
Hasil Klasifikasi
yang saling melengkapi
Pembuka Kalimat
Kajian ini
Objek
mengelompokkan variabel
Dasar Klasifikasi
berdasarkan tingkat pengaruhnya
Hasil Klasifikasi
terhadap variabel terikat
Pembuka Kalimat
Berdasarkan literatur yang ditinjau,
Objek
gagasan tersebut
Dasar Klasifikasi
dapat diuraikan ke dalam beberapa dimensi
Hasil Klasifikasi
yang relevan untuk analisis
Contoh penggunaan
  • Konsep literasi digital dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori utama berdasarkan keterampilan teknis, evaluatif, dan partisipatif.
Rujuk EYD V Rujuk KBBI

Catatan EYD V dan KBBI

  • Sebutkan dasar klasifikasi sebelum menyajikan kategori.
  • Gunakan tanda baca koma untuk daftar pendek dan titik koma untuk daftar berunsur kompleks.
  • Gunakan penanda "yaitu", "antara lain", atau "meliputi" sesuai konteks.
  • Jaga kesejajaran bentuk dalam daftar (nomina dengan nomina, verba dengan verba).
  • Periksa kebakuan istilah kategori pada KBBI.

Contoh Paragraf

Faktor yang memengaruhi literasi digital mahasiswa dapat dikelompokkan ke dalam tiga dimensi utama, yaitu individu, sosial, dan institusional. Dimensi individu mencakup pengetahuan teknis dan motivasi belajar. Dimensi sosial meliputi dukungan teman sejawat serta budaya berbagi informasi. Sementara itu, dimensi institusional terdiri atas kebijakan pembelajaran daring dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Ketiga dimensi tersebut saling berkaitan dan membentuk konteks praktik literasi digital secara menyeluruh.