Mendefinisikan Istilah
Mendefinisikan istilah digunakan untuk menjelaskan makna konsep, variabel, kategori, atau istilah teknis yang digunakan dalam tulisan akademik. Fungsi ini penting agar pembaca memahami batasan makna yang digunakan penulis dan tidak menafsirkan istilah secara berbeda.
Gunakan pola berikut ketika memperkenalkan konsep kunci, memberi definisi operasional, menjelaskan istilah teoritis, atau membatasi makna istilah dalam konteks penelitian. Jika istilah memiliki makna umum dan makna khusus, jelaskan konteks penggunaannya.
Pola Definisi Umum
| Pembuka Kalimat | Istilah | Kata Definisi | Makna |
|---|---|---|---|
| Secara umum, | X | didefinisikan sebagai | proses yang melibatkan rangkaian aktivitas tertentu |
| Dalam literatur, | X | dipahami sebagai | fenomena yang mencakup beberapa dimensi terkait |
| Istilah | X | umumnya merujuk pada | praktik yang berlangsung dalam konteks akademik |
| Pada tataran konseptual, | X | dimaknai sebagai | kerangka pemikiran yang menjelaskan hubungan antarunsur |
| X | sering dijabarkan sebagai | kemampuan yang berkembang melalui | interaksi berkelanjutan dengan lingkungan |
- “Secara umum, literasi akademik didefinisikan sebagai kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis dalam konteks keilmuan.”
Catatan EYD V dan KBBI
- Tuliskan istilah teknis dengan huruf miring jika berasal dari bahasa asing yang belum dibakukan.
- Gunakan istilah baku yang tercantum dalam KBBI untuk mempermudah pemahaman pembaca.
- Berikan definisi operasional jika konsep akan diukur atau dianalisis secara empiris.
- Konsisten menggunakan satu definisi untuk satu istilah di sepanjang tulisan.
- Jelaskan singkatan atau akronim pada penyebutan pertama.
Contoh Paragraf
Dalam penelitian ini, literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi digital secara kritis. Definisi tersebut diadaptasi dari kerangka literasi yang dikembangkan dalam kajian pendidikan tinggi. Secara operasional, literasi digital diukur melalui instrumen yang terdiri atas tiga dimensi, yaitu keterampilan teknis, kemampuan evaluasi, dan partisipasi daring. Pembatasan makna ini diperlukan untuk memastikan konsistensi analisis dan menghindari penafsiran yang terlalu luas terhadap istilah literasi digital.