Mendeskripsikan Jumlah
Mendeskripsikan jumlah digunakan untuk menyatakan angka, proporsi, persentase, frekuensi, distribusi, atau ukuran data secara jelas dalam tulisan akademik. Fungsi ini penting dalam laporan hasil penelitian, terutama ketika penulis menjelaskan data survei, tabel, grafik, atau statistik deskriptif.
Gunakan pola berikut untuk menjelaskan jumlah secara akurat. Pastikan angka, satuan, kategori, dan populasi yang dirujuk disebutkan dengan jelas. Perhatikan kaidah EYD V: gunakan koma untuk desimal dan titik untuk ribuan.
Pola Menyatakan Jumlah
| Pembuka Kalimat | Penanda Kuantitas | Objek Data | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Sebanyak | 120 responden | mengisi kuesioner | yang disebarkan secara daring |
| Total | 45 partisipan | mengikuti wawancara mendalam | selama periode pengumpulan data |
| Jumlah keseluruhan | data yang diolah | mencapai 1.250 entri | dari berbagai sumber |
| Sebanyak | 30 dari 50 mahasiswa | menyatakan ketertarikan | terhadap topik penelitian |
| Sebanyak | 78 dokumen | ditinjau ulang | untuk keperluan analisis tematik |
- “Sebanyak 120 responden mengisi kuesioner yang disebarkan secara daring pada periode September hingga Oktober.”
Catatan EYD V dan KBBI
- Gunakan koma untuk angka desimal, misalnya 68,5%.
- Gunakan titik untuk ribuan, misalnya 1.250 responden.
- Sebutkan satuan secara jelas: responden, partisipan, dokumen, poin, persen.
- Konsisten menggunakan satu format angka di seluruh tulisan.
- Hindari penulisan persentase dalam dua format berbeda seperti "68.5%" dan "68,5%".
- Periksa istilah statistik pada KBBI agar kebakuannya terjaga.
Contoh Paragraf
Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 1.250 mahasiswa berpartisipasi dalam pengumpulan data daring. Dari jumlah tersebut, 68,5% menyatakan bahwa aplikasi pembelajaran yang diuji mudah digunakan. Proporsi responden perempuan lebih besar daripada laki-laki dengan selisih 12 poin. Sementara itu, hanya sekitar 10% responden yang menyatakan tidak setuju terhadap fitur evaluasi otomatis. Pola distribusi ini menunjukkan dominasi respons positif, meskipun perbedaan antar kelompok perlu diperhatikan dalam interpretasi lanjutan.